Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Pemeriksaan Partisi dan Log Sistem pada Analisis Forensik Digital

Gambar
Dalam dunia forensik digital, satu kesalahan kecil bisa mengubah bukti besar. Banyak penyidik pemula yang tanpa sadar menyalakan komputer tersangka langsung, padahal tindakan itu dapat: Mengubah timestamp pada file, Menimpa log lama, Menjalankan proses otomatis yang memodifikasi isi disk. Oleh karena itu, sebelum memulai analisis, hal pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa kondisi sistem dan partisi — memastikan media masih utuh dan aman untuk diperiksa. 🐧 Pemeriksaan Lanjutan di Linux (Kali Linux) Setelah disk dinyatakan sehat, pemeriksaan lebih mendalam dilakukan di Kali Linux, sistem operasi yang sering digunakan dalam investigasi forensik. Tujuan tahap ini: Melihat struktur partisi dan direktori, Menganalisis log sistem dan server, Memastikan semua dilakukan dalam mode read-only agar data asli tidak berubah. 1️⃣ Menyiapkan Lingkungan Analisis Jalankan VirtualBox. Pilih mesin virtual Kali Linux dan klik Start . Setelah masuk ke desktop,...

Analisis Forensik Sistem Operasi: Kasus Penghapusan File oleh Karyawan

Gambar
                    Dalam dunia kerja modern, hampir semua dokumen penting tersimpan dalam bentuk digital. Ketika seorang karyawan meninggalkan perusahaan, risiko keamanan data bisa meningkat — terutama jika terjadi tindakan penghapusan file rahasia secara sengaja. Pada tulisan kali ini, saya akan membagikan studi kasus forensik sistem operasi terkait dugaan penghapusan file rahasia oleh seorang karyawan sebelum ia mengundurkan diri. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah file benar-benar dihapus, kapan penghapusan dilakukan, serta apakah data tersebut masih dapat dipulihkan. 🎯 Tujuan Forensik Dalam kasus ini, tim forensik memiliki beberapa tujuan utama: Menentukan kapan file dihapus dari sistem. Memulihkan file yang terhapus untuk dijadikan bukti digital. Menjaga integritas bukti , termasuk catatan hash dan log aktivitas selama proses analisis. 🧩 Artefak yang Dicari Dalam forensik sistem operasi (khususnya...

Melacak Lokasi Foto Menggunakan Autopsy: Menemukan “Di Mana” dan “Kapan” Gambar Diambil

Gambar
Dalam dunia forensik digital, setiap file bisa menjadi petunjuk penting — tidak hanya teks atau log, tetapi juga foto. Foto sering kali menyimpan metadata tersembunyi di dalamnya, seperti waktu pengambilan gambar, perangkat yang digunakan, bahkan lokasi GPS. Semua informasi itu bisa menjadi bukti kontekstual yang sangat berharga. Pada kesempatan kali ini, saya melakukan analisis terhadap sebuah image sistem operasi Windows NT menggunakan Autopsy , dan salah satu langkah menarik yang saya lakukan adalah melacak lokasi dari sebuah file gambar berdasarkan data EXIF dan geolocation . Memuat Image Windows NT ke Autopsy Di tahap ini, saya membuka kembali case yang sudah pernah saya buat sebelumnya di Autopsy, yang berisi file image sistem Windows NT . Case ini sebelumnya sudah melalui proses indexing, sehingga struktur file system dan artefak utamanya sudah terbaca. Setelah case dibuka, saya menelusuri hasil analisis yang telah dilakukan sebelumnya. Autopsy menampilkan berbagai kategori ...

Menjalankan Kali Linux Melalui Live Boot USB: Pengalaman dan Pembelajaran

Gambar
Dalam dunia keamanan siber dan forensik digital, sistem operasi Kali Linux sering digunakan karena kelengkapan alat analisis dan uji penetrasinya. Salah satu cara mudah untuk mencobanya tanpa perlu instalasi penuh adalah melalui live boot USB — menjalankan sistem langsung dari flashdisk. Pada tulisan kali ini, saya ingin berbagi pengalaman pribadi ketika mencoba melakukan live boot Kali Linux melalui USB . Awalnya terlihat sederhana, tetapi ternyata ada beberapa kendala menarik yang justru membuat saya belajar banyak hal baru. Persiapan Awal Sebelum memulai proses, saya menyiapkan beberapa komponen utama berikut: File ISO Kali Linux (versi terbaru yang diunduh dari situs resmi kali.org ) Flashdisk 8 GB sebagai media bootable Aplikasi Rufus untuk membuat USB bootable Laptop dengan koneksi internet stabil Tujuan saya cukup sederhana — menjalankan Kali Linux secara live tanpa menginstalnya ke hard disk, sehingga sistem bisa berjalan langsung dari flashdisk. Langkah...