Analisis Komputer Terinfeksi Malware Cridex (Memory Forensik)

 

Dalam forensik digital, malware yang berjalan di memori sering kali jauh lebih berbahaya daripada yang tersimpan di hard disk.

Pada studi kasus ini, kita menganalisis sebuah komputer Windows XP yang telah terinfeksi malware Cridex. Malware ini berjalan secara diam-diam (stealth) dan melakukan komunikasi ke Command and Control (CnC) server untuk mengirim dan menerima data.

Karena aktivitas malware terjadi di RAM, maka pendekatan yang digunakan adalah Memory Forensics menggunakan Volatility Framework.


🐧 Lingkungan dan Persiapan Analisis

Sistem Operasi Analisis

  • Kali Linux

Tools Forensik

  • Volatility Framework

Sampel Kasus

  • File memory dump: cridex.vmem

  • Lokasi file:

/home/ec2-user/training/section3/case2/

Jika file belum tersedia, dapat diunduh dari:

http://files.sempersecurus.org/dumps/cridex_memdump.zip

1️⃣ Mengakses Folder Kasus

Langkah pertama adalah masuk ke direktori tempat file memory dump disimpan dan memastikan file tersedia.

cd
cd training/section3/case2/
ls -all

πŸ“Œ Tujuan:
Memastikan file cridex.vmem siap untuk dianalisis.


2️⃣ Identifikasi Profil Sistem Operasi (imageinfo)

Dalam analisis memori, imageinfo adalah perintah pertama yang wajib dijalankan.

volatility -f cridex.vmem imageinfo

Hasil

Volatility merekomendasikan profil:

  • WinXPSP2x86

  • WinXPSP3x86

πŸ“Œ Profil yang digunakan:

WinXPSP2x86

Profil ini akan digunakan pada seluruh analisis berikutnya.


3️⃣ Analisis Proses yang Berjalan (pstree)

Untuk melihat aplikasi apa saja yang berjalan saat memory dump diambil, gunakan:

volatility --profile=WinXPSP2x86 -f cridex.vmem pstree

Temuan Penting

  • Proses mencurigakan:

    reader_sl.exe (PID 1640)
    
  • Parent process:

    explorer.exe (PID 1484)
    

πŸ“Œ Analisis:
reader_sl.exe dijalankan oleh explorer.exe, menandakan malware aktif di level user dan menyamar sebagai aplikasi normal.


4️⃣ Deteksi Proses Tersembunyi (psxview)

Malware sering menyembunyikan dirinya dari daftar proses normal.

volatility --profile=WinXPSP2x86 -f cridex.vmem psxview

πŸ“Œ Indikator Malware:
Jika suatu proses tidak muncul di pslist tetapi muncul di psscan, maka proses tersebut sangat mungkin merupakan malware.


5️⃣ Analisis Koneksi Jaringan Malware (connscan)

Malware umumnya berkomunikasi dengan server CnC.

volatility --profile=WinXPSP2x86 -f cridex.vmem connscan

Hasil

Ditemukan koneksi ke:

  • 41.168.5.140:8080

  • 125.19.103.198:8080

PID yang terlibat:

1484 (explorer.exe)

πŸ“Œ Kesimpulan:
Malware menggunakan proses explorer.exe untuk menyamarkan koneksi jaringan.


6️⃣ Analisis Socket Jaringan (sockets)

Untuk melihat status koneksi yang sedang aktif:

volatility --profile=WinXPSP2x86 -f cridex.vmem sockets

πŸ“Œ Temuan:

  • explorer.exe menunggu koneksi TCP

  • Menerima koneksi dari IP mana saja

  • Indikasi backdoor aktif


7️⃣ Analisis Command Line Aplikasi (cmdline)

Untuk mengetahui lokasi dan parameter eksekusi malware:

volatility --profile=WinXPSP2x86 -f cridex.vmem cmdline

Hasil

C:\Program Files\Adobe\Reader 9.0\Reader\Reader_sl.exe

πŸ“Œ Analisis:

  • Lokasi terlihat sah

  • Tidak menggunakan parameter

  • Malware menyamar sebagai Adobe Reader


8️⃣ Ekstraksi Binary Malware dari Memory (procdump)

Binary malware dapat diekstrak langsung dari RAM.

volatility --profile=WinXPSP2x86 -f cridex.vmem procdump -p 1640 --dump-dir .

πŸ“Œ Output:

executable.1640.exe

File ini dapat dianalisis lebih lanjut menggunakan teknik static atau reverse engineering.


9️⃣ Dump Memory Area Malware (memdump)

Untuk fokus hanya pada memori yang digunakan malware:

volatility --profile=WinXPSP2x86 -f cridex.vmem memdump -p 1640 --dump-dir .

πŸ“Œ File hasil:

1640.dmp

πŸ”Ÿ Analisis String Komunikasi CnC

Karena malware melakukan koneksi ke internet, kita cari artefak komunikasi.

Mencari IP CnC

strings 1640.dmp | grep -Fi "41.168.5.140" -C 5

πŸ“Œ Ditemukan URL:

http://41.168.5.140/zb/v_01_a/in/

➡️ Malware menggunakan HTTP POST untuk mengirim data.


1️⃣1️⃣ Menemukan CnC Tambahan

strings 1640.dmp | grep -Fi "zb/v_01_a/in/" -C 5

πŸ“Œ Temuan:

  • IP tambahan:

    188.40.0.138:8080
    

πŸ“Œ Kesimpulan:
Malware Cridex memiliki lebih dari satu Command and Control server.


🧩 Kesimpulan Akhir

Dari analisis memory forensik ini dapat disimpulkan bahwa:

✅ Malware Cridex berjalan secara stealth di RAM
✅ Menyamar sebagai aplikasi Adobe Reader
✅ Menyembunyikan proses dari daftar normal
✅ Menggunakan explorer.exe untuk komunikasi
✅ Berkomunikasi melalui HTTP
✅ Memiliki beberapa server CnC

Memory forensics terbukti sangat efektif untuk mendeteksi malware yang tidak terlihat di hard disk.


πŸ’» Ringkasan Perintah Penting

TahapanPerintah
Cek Filels -all
Identifikasi OSvolatility imageinfo
Analisis Prosespstree
Proses Tersembunyipsxview
Koneksi Jaringanconnscan
Socket Aktifsockets
Command Linecmdline
Dump Binaryprocdump
Dump Memorimemdump
Cari CnCstrings + grep

“Malware boleh bersembunyi di memori,
tetapi forensik digital selalu meninggalkan jejak.”


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjalankan Kali Linux Melalui Live Boot USB: Pengalaman dan Pembelajaran

Melacak Lokasi Foto Menggunakan Autopsy: Menemukan “Di Mana” dan “Kapan” Gambar Diambil

Pemeriksaan Partisi dan Log Sistem pada Analisis Forensik Digital